AsuransiBedah Produk

#BedahProduk: Asuransi Jiwa Term Life dari Sunlife #ReviewRuisa

term life sunlife

Asuransi jiwa berjangka memberi proteksi jiwa hingga jangka panjang dengan tarif premi yang tetap selama perlindungan diberikan. Simak seri kedua #BedahProduk #ReviewRuisa untuk asuransi jiwa dari Sunlife ini.

Menyadari bahwa asuransi termasuk salah satu pondasi penting kesehatan keuangan, belum tentu diikuti dengan kemudahan memilih asuransi yang tepat sesuai kebutuhan kita. Ini banyak dialami teman-teman saya yang sejatinya sudah memiliki literasi finansial bagus, namun saat dihadapkan pada pilihan, eh, masih bingung mutusin, haha. Apakah kamu juga tengah menghadapi dilema serupa?

Di mana-mana, ya, maunya punya asuransi jiwa yang memiliki nilai Uang Pertanggungan (UP) besar dengan prem (harga) murah, hahah. Yang sering terjadi adalah, UP yang dimau sebenarnya tidak besar-besar amat, tapi, kok, premi yang dibebankan mahal ya? Untuk menjawab itu, sebenarnya penting untuk melihat lagi apa saja faktor yang mempengaruhi besar kecilnya premi asuransi jiwa. Salah satu faktor utama yang membuat premi mahal adalah usia Tertanggung (orang yang diasuransikan). Semakin tua usia Tertanggung, otomatis risikonya dianggap besar oleh perusahaan asuransi sebagai penanggung risiko. Jadilah, perusahaan asuransi mengenakan harga premi yang mahal.

Selain usia Tertanggung, faktor lain seperti jangka waktu proteksi yang diinginkan, hasil rekam medis, juga risiko pekerjaan, juga mempengaruhi mahal murahnya premi risiko asuransi jiwa.

Jadi, kalau kamu sempat bertanya-tanya mengapa, kok, preminya kena mahal padahal UP yang kamu minta gak gede-gede amat, cek aja apakah faktor-faktor di atas kamu miliki. Bila kurang jelas, ya, kita berhak juga menanyakan sejelas-jelasnya pada agen asuransi tersebut. O, ya, yang pasti, selama belum teken kontrak, upayakan untuk membuat perbandingan dengan produk lain yang juga sejenis. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan produk terbaik.

Nah, kali ini, saya ingin #BedahProduk asuransi lagi, berjenis term life atau asuransi jiwa berjangka. Asuransi jiwa berjangka bisa jadi pilihan yang masuk akal ketika kemampuan budget kita dalam membayar premi asuransi relatif terbatas, tapi membutuhkan nilai UP yang cukup besar. Mengapa bisa demikian? Ya, karena asuransi jiwa berjangka merupakan asuransi jiwa murni yang tidak memiliki fitur tabungan atau investasi. Sehingga, premi yang kamu bayarkan kesemuanya digunakan untuk membiayai proteksi asuransi. Untuk lebih jelas, kamu bisa cek perbedaannya dengan jenis asuransi jiwa lainnya di sini.

Disclaimer: posting ini bukan endorse dan saya bukanlah agen asuransi, ya. Review-nya saya coba tulis seobyektif mungkin. Keputusan akhir tetap di tangan masing-masing ketika hendak memilih produk asuransi jiwa yang paling tepat 🙂

Asuransi Jiwa Sunlife: Term Life

source image: di sini

Sunlife, perusahaan asuransi multinasional, adalah satu dari beberapa perusahaan asuransi yang menyediakan produk asuransi jiwa dengan nama generiknya, Term Life. Sesuai namanya, ini asuransi berjangka murni yang memberikan perlindungan jangka panjang. Mengutip informasi yang tertera di website-nya, produk ini memberikan pilihan jangka waktu proteksi mulai 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun. Bila masa proteksi berakhir dan kamu ingin memperpanjang proteksi lagi, maka akan ada seleksi ulang dan bisa dipastikan preminya pun akan lebih mahal karena faktor usia tertanggung yang pasti sudah bertambah.

Tidak ada informasi besar maksimal Uang Pertanggungan yang bisa didapatkan. Namun, produk ini membatasi nilai UP minimal sebesar Rp100 juta. O, ya, perlindungannya diberikan maksimal sampai usia 70 tahun. Sejatinya, produk Term Life ini adalah tipikal produk asuransi jiwa berjangka pada umumnya yang tersedia di pasar Indonesia. Yaitu, memberikan pilihan jangka waktu perlindungan minimal 10 tahun dan tarif premi flat selama masa perlindungan berlangsung.

Pro’s Term Life Sunlife

  • Tarif premi berlaku flat atau tetap selama masa perlindungan berlangsung. Jadi, nasabah ga perlu menghadapi kemungkinan kenaikan premi selama kontrak asuransi berjalan. Misalnya, nih, untuk simulasi polis asuransi Term Life Bapak A berusia 39 tahun, dengan nilai UP sebesar Rp2 miliar dengan jangka waktu proteksi selama 20 tahun, dia dikenakan premi sebesar Rp13,6 juta per tahun. Tarif premi yang harus ia bayar itu akan tetap selama 20 tahun usia polis. Tidak ada risiko kenaikan karena hitungan premi tersebut sudah memasukkan variabel inflasi jangka panjang. Ini cocok buat kamu yang males menghadapi kenaikan harga premi di masa mendatang. Jadi, udah jelas harus bayar berapa tiap tahun untuk asuransi jiwa.
  • Pilihan jangka waktu perlindungannya langsung jangka panjang. Yaitu mulai 10, 15 hingga 20 tahun. Ini bisa jadi keuntungan karena kamu tidak perlu ribet memperpanjang polis selama pembayaran premi lancar dan polis tidak lapsed (batal).
  • Term Life ini menyediakan banyak asuransi tambahan alias rider untuk melengkapi asuransi utama. Sesuai informasi di website-nya, ada 5 pilihan rider yang bisa ditambahkan, mulai waiver of premium critical illness, critical condition, dan sebagainya. Salah satu rider yaitu critical condition memungkinkan nasabah memperoleh 100% Uang Pertanggungan apabila Tertanggung menanggung 40 jenis penyakit kritis selama polis berlaku.
  • Tidak ada batasan maksimal UP yang ingin diajukan. Mau UP sampai Rp10 miliar keknya bisa aja, selama mampu bayar preminya, buns, heheheheh.
  • Pembayaran premi bisa dipilih mau bayarnya bulanan, triwulanan, semesteran atau tahunan. Jadi, nasabah tinggal sesuaikan aja dengan kondisi keuangannya.

Con’s Term Life SunLife

  • Pilihan jangka waktu proteksi yang tersedia adalah mulai 10 tahun. Ini bisa jadi “kekurangan” bagi kamu yang butuh asuransi jiwanya di bawah jangka waktu itu supaya preminya lebih murah. Walau sejatinya, asuransi jiwa itu lazimnya dibutuhkan untuk memproteksi risiko dalam waktu panjang yaitu sampai setidaknya keluarga/anak yang ditanggung sudah mampu mandiri finansial (baca lebih jelas di sini, ya).
  • Asuransi tambahan yang disediakan memang lumayan banyak. Namun, harap dicatat, ya, rider itu tidaklah gratis, haha. Ya, semua produk asuransi pasti kayak gini, sih. Namanya nambah fitur atau manfaat tambahan, sudah pasti ada tambahan premi juga yang harus kamu bayar. Misalnya, dari simulasi polis Term Life SunLife untuk Bapak A di atas, apabila ia menambahkan rider berupa waiver premium critical condition dan waiver premium total disability, premi yang harus ia bayar jadi Rp16,21 juta per tahun.
  • Masih tentang rider. Term Life ini menyediakan asuransi tambahan Accidental Death Benefit yang memberikan 100% uang pertanggungan bila si tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan di tengah masa proteksi. Ini jadi pertanyaan tersendiri bagi saya: Apakah artinya bila nasabah tidak menambahkan rider ini, lalu tertanggung meninggal dunia di tengah masa proteksi BUKAN karena kecelakaan, maka UP-nya tetap bisa cair? Di website, Term Life ini cuma disebutkan UP diberikan ketika Tertanggung meninggal dunia selama masa asuransi, tanpa penjelasan lebih terperinci.

Selain Term Life dari Sunlife ini, ada banyak asuransi berjangka murni yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi lain dengan karakteristik cukup mirip. Yaitu, pilihan perlindungannya minimal mulai 5 tahun hingga 20 tahun, tanpa batas maksimal nilai pertanggungan yang diajukan, dilengkapi dengan rider cukup banyak yang dapat dipilih nasabah, pilihan pembayaran juga tersedia bulanan sampai tahunan dan lain sebagainya.

Di Manulife Indonesia, sebagai contoh, produk asuransi murni mereka namanya ProActive Plus. Ada juga Smart Life, asuransi jiwa berjangka murni yang disediakan oleh Allianz Indonesia. Tidak banyak informasi yang tersedia di website mereka, jadi susah saya mau bedah, hahaha.

Baiklah, itulah #SeriReview #BedahProduk asuransi jiwa tradisional seri kedua ini. Next kita mau bahas apa lagi, ya? Ada ide mau dibahasin apa lagi? Hehe. Tunggu seri selanjutnya, ya!


Butuh konsultasi personal? Silakan tinggalkan pesan di

  • Email ruisa.khoiriyah@gmail.com
  • Fanpage FB RuisaKhoiriyah.com
  • Instagram @mayruisa

“Our Money, Our Responsibility”

With Love,

RK

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *